Ketika Si Kecil Tumbuh Gigi

Gambar di atas adalah foto ketika gigi bayi mulai tumbuh. Bisa menyaksikan tumbuh kembang si kecil adalah momen yang tidak akan terlupakan. Salah satunya adalah momen ketika gigi mulai tumbuh. Seperti halnya orang dewasa, bayi pun akan merasakan “tersiksa” dengan gusi yang bengkak dan robek akibat erupsi gigi. Bahkan ada yang sampai berdarah. Bayi yang tidak bisa bicara, hanya akan mengungkapkan penderitaannya dengan menangis, dan menangis. Beberapa ciri ketika akan tumbuh gigi adalah sebagai berikut:

  • Bayi akan lebih sensitif (rewel)
  • Bangun di malam hari dan tidak dapat tidur dengan baik
  • Tidak ingin makan makanan padat
  • Terlihat lebih suka menggigit, dan peningkatan air liur
  • Bayi akan menggosok gusi mereka untuk mengurangi rasa sakit
  • Menggosok telinga, menghisap jari mereka
  • Biasanya disertai demam ringan

Salah satu upaya kita adalah mengurangi rasa sakit yang diderita si kecil. Bisa dengan menggunakan gigitan, memijat lembut gusi si kecil, atau dengan obat yang bisa meredakan nyeri. Di pasaran telah beredar obat khusus untuk meredakan nyeri pada gusi. Di sini sebagai orang tua kita harus hati-hati terhadap kandungan obat tersebut. Benzocaine adalah bahan yang sering digunakan dalam obat pereda nyeri gusi bengkak. Namun FDA tidak menganjurkan benzocaine untuk dipergunakan anak di bawah usia 2 th. Benzocaine adalah obat bius lokal, FDA telah meniliti bahwa Benzocaine dapat menyebabkan kondisi yang mengancam jiwa serius yang dikenal sebagai methemoglobinemia. Methemoglobinemia (MET-hemoglobin) adalah suatu kondisi di mana ada penumpukan methemoglobin dalam darah, yang mengurangi kemampuan darah untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Biasanya, tingkat methemoglobin berkontribusi kurang dari 1% dari semua hemoglobin pada orang sehat. Namun, kondisi sejak lahir dan faktor luar seperti obat (yaitu benzokain) dan nitrat mempercepat pembentukan methemoglobin dalam darah. Hemoglobin membawa darah yang kaya oksigen ke tubuh. Methemoglobin, di sisi lain, tidak dapat mengangkut oksigen. Oleh karena itu ketika ada penumpukan non-oksigen sel yang membawa, tubuh tidak menerima oksigen yang dibutuhkan. Ketika ini terjadi, darah kehilangan warna cerah merah dan menjadi cokla serta warna kulit tampak biru sebagai akibat dari kekurangan oksigen.

Tanda dan gejala dari methemoglobinemia meliputi:

  • Kulit berwarna pucat, abu-abu atau biru.
  • Sesak napas
  • Kelelahan
  • Kebingungan
  • Sakit kepala ringan
  • Denyut jantung cepat
  • Kehilangan kesadaran

Gejala ini dapat muncul dengan cepat setelah digunakan benzokain, terjadi dalam beberapa menit atau sampai dua jam setelah digunakan. Jika tidak diobati, kejang, koma dan kematian dapat terjadi.

FDA memperingatkan orang tua dan pengasuh untuk tidak menggunakan benzokain yang mengandung obat pada anak-anak di bawah 2 tahun kecuali direkomendasikan oleh dokter. Peringatan ini telah datang setelah pencarian melalui database FDA mengungkapkan 15 anak (dari sampel 21) diperoleh methemoglobinemia setelah aplikasi gel benzokain untuk meringankan rasa sakit gigi. Dari kasus yang dilaporkan, sebagian besar anak-anak diberi dosis yang melebihi rekomendasi label.

Untuk itu kita harus waspada mimilih-milih obat yang alami untuk si kecil :)

Sumber :

http://babies411.com/infant-news/news/baby-orajel-warning-relieving-teething-pain-safely-new.html

http://www.fda.gov/Drugs/DrugSafety/ucm250029.htm

Beberapa produk yang beredar di OS Indonesia yang perlu diperhatikan karena mengandung benzocaine:
– Orajel Pain Relief
baby-orajel-teething-pain-medicine
– Little Teethers by little remedies
little-teethers-gel
Jika anda terpaksa harus menggunakannya harus dibawah pengawasan dan konsultasi dengan dokter spesialis